Saat melihat
papan reklame iklan es krim di pinggir jalan ketika perut kosong,
membuat Anda ingin segera menyantap makanan lezat tersebut? Jika iya
jawabannya, Anda mungkin telah terhipnotis. Lho?
Sebuah penelitian yang dilakukan UT Southwestern Medical Center, Amerika Serikat menemukan
bahwa lemak dari beberapa makanan seperti burger dan es krim dapat
mempengaruhi otak Anda seperti yang detikhot kutip dari foxnews, Kamis
(24/9/2009).
Pada dasarnya, manusia akan berhenti makan ketika ia sudah merasa
cukup. Namun jika memakan sesuatu yang enak, maka sulit untuk berhenti
hingga perut sudah tidak mampu lagi menampungnya.
Hal ini dikarenakan molekul lemak tersebut memicu otak untuk mengirim
pesan ke sel-sel tubuh untuk mengabaikan sinyal hormon penekan selera
makan. Hormon-hormon yang ditekan tersebut adalah leptin dan insulin.
Penelitian dilakukan kepada tikus percobaan dengan memberikan mereka
berbagai injeksi lemak langsung ke otak, tiga kali sehari. Hasil yang
spesifik terhadap para tikus percobaan.
Para peneliti juga menemukan jenis lemak tertentu di daging sapi,mentega, keju, dan susu yang dapat ‘menghipnotis’ otak Anda agar tidak berhenti makan.
0 komentar:
Posting Komentar